Feels Like Home...

Dreamland Sawahlunto Akan menjadi Icon Baru Pariwisata

Setelah sempat terlupakan karena tersendat pem­biaya­an, pembangunan objek wisata Dreamland Sawah­lunto yang memanfaatkan areal bekas tambang batu bara Kandih telah mulai melanjutkan pembangunan objek wisata tersebut. Pembangunan kawasan yang diperkirakan akan men­jadi pusat wisata terbesar pertama di Sumatera itu dan di gadang gadangkan sebagai DUNIA FANTASI (DUFAN) Part 2, telah dimulai semenjak awal tahun 2010 silam yang ditan­dai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, pada 27 Februari 2010.

Kebe­ra­daan Dreamland Sawahlunto akan sangat membantu pengem­bangan pariwisata Sawah­lunto. Sebab, kawasan objek wisata tersebut menjadi kawa­san wisata terbesar untuk ukuran pulau Sumatera. Bahkan warga Sawahlunto berkeyakinan jika Dreamland Sawahlunto ini telah rampung rampung pengerjaannya, objek wisata terse­but akan memberikan kont­ribusi yang sangat besar untuk Sawahlunto. Setidaknya, target kunjungan satu juta wisa­tawan akan terealisasi dengan mudah. Menurut info yang beredar, akan tersedia sekitar 200 jenis permainan di lokasi Dreamland Sawahlunto ini.

Pada saat ini aktifitas pekerjaan terlihat pada Gerbang Utama (Main Gate), Lapangan Parkir dan penghijauan di Parkir serta pembenahan Lokasi tempat wahana permainan. Dalam perencanaannya beberapa wahana permainan yang akan dibuka di Dreamland Sawahlunto beberapa diantaranya adalah: Collumbus, Mini Train, Carrousel, Crazy Buffalo, Ice Cup, Swinger, Trampolin, Mini Jet, Galeon, Battery Car, Battery Bike dan Bumper Car.

Kamipun dari Asosiasi Homestay Sawahlunto turut mendukung pembangunan Dreamland Sawahlunto ini. Sehingga slogan “Sawahlunto, Spirit of West Sumatera” tidak hanya menjadi sekedar slogan saja. Mulai dari Waterboom pertama di sumatera, Cinema 4 Dimensi pertama di Sumatera, Kota Tua bersejarah yang terpelihara, Kota multi etnik yang masih mengembangkan seni dan budayanya, dan jika terealisasi nanti, maka Sawahlunto akan menjadi Kota pertama di Sumatera yang memiliki Kereta Gantung untuk menuju objek wisata nya. Semangat ini benar-benar bergelora di setiap harapan masyarakat Kota Sawahlunto. Pemerintah yang selalu bekerja keras memikirkan kebangkitan Sawahlunto perlu mendapat apresiasi dari banyak pihak. Kota yang sempat mati, kini mulai bangkit dan mencoba berlari mengejar cita-cita yang belum semat terealisasi. Majulah Sawahlunto ku, dan capailah tujuan Menjadi Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya 2020. Kami mendukungmu…!