Sawahlunto International Songket Carnival-SISCA 2015 Sukses Dilaksanakan

Akhirnya, Sawahlunto berhasil melakukan pemanfaatan kekayaan pada budaya lokalnya seperti songket. Hal ini terbukti pada suksesnya Sawahlunto International Songket Carnival - SISCA 2015 yang menampilkan fashion berbahan songket yang akan mengangkat nama Indonesia pada umumnya dan songket silungkang pada khususunya karena keunikan dan keunggulannya. Kegiatan ini menampilkan hasil kreasi terbaik berupa busana kreasi yang berbahan minimal 80 persen bahan songket silungkang dan bahan campuran maksimal 20 persen.

Pada acara pembukaan, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, Spt dengan bangga dan berapi-api menyatakan bahwa Inilah pembuktian bahwa songket silungkang mampu bersaing dengan industri fashion lainnya. Songket silungkang akan dibawa ke Parade di New York Amerika Serikat. Berbanggalah masyarakat sawahlunto pada umumnya dan masyarakat silungkang pada khususnya

Selanjutnya, walikota muda yang energik ini mengatakan "Kejayaan budaya inilah yang ingin kami ciptakan, yakni dengan menjadikan karnaval songket ini menjadi agenda rutin tahunan yang diadakan di negeri Belanda setiap tahunnya hingga saat ini. kami merencanakan sedikitnya ada tiga pesta rakyat yang menjadi agenda tahunan di kota itu, yakni prosesi Makan Bajamba pada setiap hari jadi Kota Sawahlunto, setiap tanggal 1 Desember, dan karnaval songket setiap tanggal 28-30 Agustus seperti yang sudah terealisasi dan selanjutnya adalah SimFest atau Sawahlunto International MUsic Festival yang pada tahun ini adalah yang ke-6 dan akan dilaksanakan pada bulan September 2015.


Posting Komentar

0 Komentar